Bahasa Pemrograman Terbaik

Semester ini merupakan semester spesial bagi saya. Saat ini saya dipercaya mengampu matakuliah yang menarik yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering). Ada hal yang menggelitik yang ingin saya tulis kali ini. Ada pertanyaan menarik yang dulu saya cari jawabannya. Hingga mendasari saya untuk mempelajari satu-persatu bahasa pemrograman tersebut. Sampai akhirnya menemukan jawabannya. Karena berkali-kali saya mendapat pertanyaan seperti ini, saya ingin menuliskannya sehingga bagi anda yang ingin tahu opini saya, tinggal membaca tulisan ini. Sekarang saya ingin mulai dari pertanyaan-pertanyaan sederhana yang dulu ingin saya jawab.

1. Bahasa apakah yang paling mudah sehingga yang baru belajar dapat dengan cepat?

2. Bahasa apakah yang paling canggih atau terbaik?

3. Kalau saya mendapat pesanan program, bahasa apa yang tepat untuk client tersebut?

4. Bahasa A dengan bahasa B mana yang lebih baik?

5. Apakah inti dari bermacam-macam bahasa tersebut, sehingga bila saya ingin pindah bahasa saya dapat menyesuaikan diri dengan mudah?

 

Sekarang saya mulai jawab satu persatu:

  1. Bahasa yang paling mudah menurut saya adalah bahasa yang paling menarik bagi anda. Mungkin anda bingung dengan jawaban saya. Dulu saya basenya bukan dari IT, saya kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga jurusan D3 Higiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Pertama kali saya ingin belajar bahasa pemrograman, terpicu oleh buku pembuatan game menggunakan flash di tahun 2005. Jadi karena tertarik dengan membuat game akhirnya belajar pemrograman. Setelah berhasil membuat game, saya mulai mencari tahu bagian dari pemrograman tersebut. Hal yang ingin saya tahu pertama kali adalah variabel. Apa itu variabel saat itu saya tidak tahu, padahal berkali-kali membuatnya dan menggunakannya. Jadi saya berhasil karena tertarik untuk belajar kemudian belajar kemudian belum bisa kemudian belajar lagi kemudian gagal lagi … begitu terus dan akhirya berhasil.
  2. Bahasa yang paling canggih adalah bahasa yang benar-benar anda kuasai. Jawaban saya ini terkesan ambigu tapi saya ingin mengatakan kalau “The man behind the gun” adalah istilah yang tepat untuk menerangkan hal ini. Suatu bahasa memiliki fitur yang sangat canggih namun anda tidak dapat menggunakannya maka itu tidak ada gunanya. Karena saya sendiri menyukai desain, kesederhanaan dan menyukai hal-hal dasar. Saya sampai sekarang menyukai sesuatu yang dapat dibangun tanpa harus sesuatu yang khusus cuma dengan tool sederhana namun dapat menghasilkan sesuatu yang luarbiasa. Tool sederhana yang saya sukai adalah notepad (windows) ataupun gedit (linux) setiap kita menginstall windows atau linux tool ini sudah ada.
  3. Bahasa yang tepat apabila kita mendapat pesanan adalah bahasa yang memiliki fitur yang kita butuhkan. Seringkali client tidak perduli dengan bahasa apa yang kita gunakan untuk membangun sebuah perangkat lunak. Namun tidak jarang client minta open source, sehingga kode program kita ikut dipertimbangkan. Sekarang ini bermacam bahasa pemrograman memiliki tehnik yang dapat digunakan sehingga sebuah fitur dapat dibuat. Bila kita menjual software jadi kita dapat membuat beberapa varian seperti misalkan untuk Operating system tertentu atau semua. Kalau berhubungan dengan hal ini saya lebih suka menggunakan tehnik atau metode bukan pindah bahasa.
  4. Bahasa A atau B yang lebih baik sekali lagi adalah bahasa yang anda kuasai. Seringkali terjebak dengan menganggap bahasa tertentu lebih baik. Karena kita menguasai bahasa A kita menganggap bahasa lain lebih buruk, tidak semestinya kita melihat sesuatu dari sudut pandang kita sendiri. Seringkali saya juga mendapat pertanyaan yang tidak sesuai. Misalkan seperti ini Bahasa PHP dengan bahasa C mana yang lebih baik? atau SQL dengan XML mana yang lebih baik? Bukanya tidak mau menjawab atau tidak bisa jawab tapi memang tidak bisa dibandingkan sebab memang sudah berbeda. Dengan bahasa tertentu saya dapat membuat seperti ini apakah dengan bahasa yang lain dapat membuatnya? Silahkan kuasai dulu maka anda akan tahu ternyata juga bisa namun dengan bentuk yang lain.
  5. Inti dari masing-masing bahasa tersebut adalah algoritmanya jadi anda dapat pindah bahasa pemrograman tertentu dengan mudah bila algoritma sudah dikuasai baik dengan paradigma struktural fungsional ataupun paradigma berorientasi objek.

Banyak mahasiswa yang mengatakan kalau mempelajari bahasa pemrograman itu sulit. Saya ingin mengatakan kalau sebenarnya bukan sulit, tapi anda belum menemukan sesuatu yang asik. Mulailah dari hal yang paling sederhana, sedikit, dan mudah. Kalau anda sudah asik maka tidak terasa anda sudah menguasainya. Bila sudah menguasainya tidak ada gunanya kalau tidak dimanfaatkan baik untuk anda sendiri maupun orang lain. Selamat belajar..

 

Iklan
Perihal

I am system analyst, my specialization are Web programming, mobile programming also graphic design.

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Merancang Web
One comment on “Bahasa Pemrograman Terbaik
  1. yusuf berkata:

    100% setuju. hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Produk Promo
Desktop Mini PC Intel Core i3
Kategori Tulisan

Klik untuk mendapatkan Update melalui email anda

Bergabunglah dengan 164 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: